navigasi

Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts

Thursday, September 5, 2024

Jangan Jadikan Anak sebagai Penghambat Ibu Beribadah

 Teruntuk Bia tercinta.


By pagi tadi merenung,

Setelah kt menikah dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikan amanah ghuma ghifa,

tolong ingat pesan buya ini ya ayangku,


"Jangan sampai merawat, menjaga, dan mendidik ghuma ghifa menjadi penghambat bia utk sholat wajib diawal waktu, tilawah Qur'an, sholat sunah, puasa sunah, dan ibadah2 lainny yg biasa dilakukan sebelum menikah. tapi jadikan merawat, menjaga, dan mendidik anak2 kt sebagai bagian dari ibadah yg sangat mulia. Jikalau memang gbs melakukan ibadah2 tsb yakinlah bukan krn anak2 tetapi karena usaha bia dalam memaksimalkan tugas utama bia sebagai seorang ibu utk merawat, menjaga, dan mendidik mereka menjadi generasi penerus dakwah Islam, penghafal Al-Quran, memiliki akhlaq seperti Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para Sahabat" 

Thursday, October 1, 2020

Motto Kerja AgengWSP

Ikhlas = bersih hati; tulus hati.
TUntas (complete) = selesai secara menyeluruh; sempurna; singkat dan tegas (jelas).
BErkualitas (quality) = mempunyai kualitas; bermutu (baik).
(ITuBe)

Saturday, April 25, 2020

Hikmah Tak Mudik Lebaran karena Covid19


Kemenhub mengeluarkan Permenhub nomor 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19. Dengan adanya Permenhub ini, Angkasa Pura Airport menghentikan Layanan penerbangan komersial 24 April 2020 - 31 Mei 2020.
Praktis q yang saat ini bertugas sebagai ASN di Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat harus mengurungkan niat untuk mudik di kampung halaman tercinta (Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah), ditambah sebelumnya sudah ada SE Menpan RB no.46 th.2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Daerah dan/ Kegiatan Mudik dan/ Cuti bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.
Semua akses untuk mudik dari Sorong menuju Pemalang sudah ditutup. Mulai Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (tempat transit), Bandara Achmad Yani Semarang, Bandara Juanda Surabaya, Bandara NYIA Yogya, hingga Bandara Soetta.
Tentunya dipastikan 99% q harus siap pertama kalinya merasakan suasana puasa Ramadhan hingga shalat Idul Fitri di tanah rantau. Padahal tiket mudik udah q beli jauh2 hari, tapi apalah daya mau g mau harus refund karena kebijakan tersebut.

Alhamdulillah suasana Ramadhan kali ini di tanah rantau berbeda dari tahun2 sebelumnya karena q sudah dibersamai dengan bidadari surgaku yang resmi menikah 16 Desember 2019 lalu.
MasyaAllah tak terasa sudah 4 bulan lebih kita bersama. Semoga Allah subhanahu wa ta'ala selalu memberi keberkahan & meridhoi perjalanan rumah tangga kami ini hingga akhir kelak. Dimana tujuan akhir & utama q bisa membawa keluarga bersama berkumpul di surga-Nya dan bertemu Allah subhanahu wa ta'ala. Aamiin. 
Okay kembali ke tema utama ya, walau ada rasa sedih karena lebaran gbs bertemu orang tua, adek, mertua, kakak,  dan keluarga besar lainnya, tapi paling tidak kesedihan itu bisa sedikit terobati dengan adanya bidadari surgaku yang selalu support & terus mendampingi disetiap langkah q saat ini. Ea...
Kita harus 100% yakin semua ini atas kehendak Allah subhanahu wa ta'ala, pasti banyak hikmah dari setiap kejadian yang ada di muka bumi ini dan dialami kita saat ini.
Btw kenapa q nulis kemungkinan 99%? Karena ada 1% yang "nothing is impossible"... Who knows ya... Hehe...

Seperti q yang kemungkinan 99% gbs merasakan lebaran di kampung halaman, beberapa hikmah dan InsyaAllah pahala yang bisa didapatkan diantaranya :

Saturday, February 2, 2019

Seberapa Besar Tingkat Keimanan kita???


Mari kita bermuhasabah diri untuk mengukur sudah sejauh mana tingkat keimanan diri ini...???
Beragam situasi dan kondisi dalam kehidupan ini bisa menjadi renungan diri kita masing2...

Saat hujan deras...,
Jika kita dipanggil pimpinan kantor, bisa jadi walau harus menerjang hujan hanya dengan menggunakan motor + jas hujan pun tetap segera memenuhi panggilan tersebut.
Namun akankah sama halnya jika adzan berkumandang ...???
Jika janji bertemu rekan kantor, bisa jadi kita tetap berusaha bagaimanapun caranya untuk menghadirinya.
Namun akankah sama halnya jika ada jadwal kajian rutin...???
Bisa jadi kita dengan mudahnya menjadikan hujan sebagai alasan utk tidak menghadiri kajian tsb...

Jika setiap akan bertemu rekan kantor atau calon istri, bisa jadi kita berusaha menggunakan pakaian terbaik dan terbaru,
Namun akankah sama halnya jika pergi ke Rumah Allah...???
Bisa jadi kita hanya menggunakan pakaian seadanya atau pakaian muslim yang sudah berkali-kali belum dicuci...

Monday, January 7, 2019

Saat Gerak Dakwah menjadi Prioritas Utama...


"Saya masih mempertimbangkan gerak dakwah saya jika ikut ke Papua, apakah membuat saya bergerak atau mati perlahan. ..."
Kalimat nan simpel tapi penuh makna mendalam ini membuat jantung diri ini berdetak kencang, rasa takut muncul dalam diri ini, beribu pertanyaan muncul dalam pikiran, air mata yg terkadang tak terasa menetes di tiap doa, karena konsekuensi jika kita tidak mempertimbangkan secara matang adalah 'konsekuensi akhirat'.

Sebelum kalimat tersebut muncul, sempat terbersit pikiran yg mana memang masih menjadi PR diri ini, "di Papua Barat gerak dakwah A gimana ya?".
Baru setelah kalimat tersebut muncul, q semakin sadar salah satu yg harus q perjuangkan adalah harus memastikan kontribusi dakwah dia nantinya jangan sampai 'mati perlahan' atau bahkan memudar.

Kembali q renungkan rangkaian tekadku sebelum langkah kaki ini menginjakkan pertama kaki di tanah Pabar.
Papua Barat juga bumi Allah Subhanahu wa ta'ala, niat awal q memberanikan diri ke Pabar juga karena dari berbagai macam sumber mengatakan perkembangan muslim yg cukup signifikan disini, sekarang kurang lebih sudah sekitar 50% jumlah penduduk Pabar beragama muslim, bahkan ada yg mengatakan lebih.

Friday, December 28, 2018

Cetuskan Success Story kita Sendiri...

Satu waktu q sempat berfikir, "apa mungkin ya orang meraih sukses duniawi tanpa cobaan, tanpa merasakan kegagalan, tanpa merasakan kesedihan, seakan jalan mulus& lurus gitu tanpa ada lubang& belokan"...

Pikiran itu muncul saat kuliah S1 karena q merasa Alhamdulillah hidup yg q lalui sejauh itu mulus& lurus,

Jika dituangkan dalam bentuk narasi tulisan mungkin hanya beberapa halaman saja.

Sangat jauh jika q membandingkan senior2 saat itu yg sudah menjadi motivator dengan berbagai macam prestasi yg diraih dengan penuh 'lubang& belokan'.

Tapi setelah melihat realita kehidupan yg ada, q sadar bahwa success story tiap orang berbeda kawan, tidak ada yg 100% sama persis. Tidak perlu membandingkan success story setiap orang. Jika masalah ilmu akhirat& ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala bolehlah kita berlomba2 untuk lebih baik agar meraih ridho Allah, namun jika masalah prestasi duniawi seperti harta, kedudukan, dll tidak perlu lah kita membandingkan& merasa iri dengan mereka. Cukuplah menjadi pengetahuan saja dan cetuskan success story kita masing2.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah Ta’ala juga berfirman, “Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.” (QS. Al Ma’idah: 48)

Jangan lupa bahwa,

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”. (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Jadikan diri kita bermanfaat untuk orang2 disekitar kita. Walau dari yang paling mudah dengan menebar senyum kepada orang2 disekitar kita. Niatkan semua aktivitas untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Jangan melulu mengejar prestasi duniawi, tapi kejarlah prestasi akhirat, maka InsyaAllah prestasi duniawi pasti akan mengikuti.

#2.57. 28/12/18. Saat perjalanan by Tawang Jaya. Jakarta-Pemalang.

Tuesday, August 8, 2017

Melawan Hawa Nafsu melalui Mujahadah untuk Meraih Kesuksesan


Masa anak2 bagi sebagian orang merupakan masa terindah dalam hidup di dunia ini. Bagaimana tidak? tiada hari tanpa lepas dari kelembutan kasih sayang orang tua, rutinitas dipenuhi dengan bermain dan bermain.
Namun, roda kehidupan dunia terus berputar yang artinya semua orang pasti akan mengalami fase kanak2, remaja, hingga dewasa. Beranjak remaja kita pasti sudah mulai berfikir, Profesi apa yang sesuai dengan passion kita? Ingin dikenal sebagai apa kita nantinya? Capaian kesuksesan apa saja yang kita raih?
Untuk memastikan fase dewasa seindah yang kita bayangkan tidaklah mudah, berbagai macam faktor harus kita lalui pada fase kanak2 dan remaja, Faktor lingkungan internal (keluarga), lingkungan eksternal (teman / komunitas), yang terpenting semua kembali pada faktor diri (usaha & doa).
1.      Keluarga sebagai reason semangat kita untuk berjuang membalas jerih payah orang tua yang telah merawat kita dari kanak2 hingga dewasa,
2.      Teman dan komunitas akan berpengaruh besar terhadap karakter diri karena bisa jadi kita lebih banyak berkomunikasi dengan teman dan komunitas daripada keluarga, maka berteman boleh kepada semua orang namun tetap perlu teman akrab dan komunitas yang 'baik',
3.      Pada akhirnya diri kitalah yang akan memegang peranan kunci kesuksesan dan tentunya semua atas kehendak Allah Swt.
-     Terkait keahlian saya sangat sependapat dengan Ust. Felix Siauw,”Rahasia dari menguasai keahlian apapun bukan terletak pada motivasi, karena motivasi hanya kunci pembuka awalnya saja, tapi ibu dari segala keahlian adalah pengulangan (repetisi) dan ayahnya adalah latihan (practice). Bila seseorang banyak melatih dan mengulang, terpaksa ataupun sukarela, dia pasti akan menguasai keahlian tertentu. Inilah namanya pembentukan kebiasaan (habits)”.
-    Untuk mementuk habits itulah kita perlu mengalahkan diri sendiri dari kemalasan, pikiran negatif, ajakan2 lain yang ‘menyenangkan’ dalam arti negatif dan sebenarnya berdampak pada kenikmatan sesaat saja. Hal2 tersebut bersumber dari hawa nafsu yang selalu kita turuti. Sebagai contoh, dengan membaca buku atau belajar bisa memperkaya pengetahuan, namun kita terkadang lebih senang menghabiskan waktu untuk main game, nonton film, jalan2 ke mall, dsb.
-     “Nafsu ini selalu memerintahkan kepada keburukan kecuali yang Tuhan beri rahmat. Tuhanku Maha Pengampun lagi Penyayang,” demikianlah ungkap Nabi Yusuf yang Allah abadikan dalam firman-Nya dalam QS Yusuf ayat 53.

Friday, March 24, 2017

Menariknya Sifat Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq


1.      Keimanannya Tanpa Ragu.
Salah satu hal yang sangat saya kagumi dari Abu Bakar Ash Shiddiq adalah karena tingkat keimanan dari beliau. Yang paling menakjubkan adalah ketika terjadinya Isra’ Mi’raj dimana hal tersebut secara logika tidak masuk akal ketika diceritakan saat itu, namun Abu Bakar tetap meyakini kebenarannya.
‘Ammâr bin Yâsir Radhiyallahu anhu mengatakan :
“Aku melihat Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam (pada awal da’wah beliau) hanya bersama lima orang budak, dua orang wanita dan Abu Bakar”
[HR. al-Bukhâri, no. 3660]
 “Sesungguhnya Allah mengutusku kepadamu dan kamu berkata, “Engkau pendusta!”. Sedangkan Abu Bakar berkata,”Dia benar”. Abu bakar menyantuni aku dengan dirinya dan hartanya. Tidakkah kalian berhenti mengganggunya”. Dan sesudah itu, Abu bakar tidak pernah diganggu lagi.
(HR. Bukhari)
‘Umar bin al-Khattab Radhiyallahu ‘anhu memuji Abu Bakar dengan mengatakan :
Seandainya keimanan Abu Bakar radliallahu ‘anhu ditimbang dengan keimanan penduduk bumi (selain para Nabi dan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam) maka sungguh keimanan beliau radliallahu ‘anhu  lebih berat dibandingkan keimanan penduduk bumi”.
(HR. Ishaq bin Rahuyah dalam Musnadnya, no. 1266 dan al-Baihaqi dalam Syu’abul iman, no. 36 dengan sanad yang shahih)

Friday, December 26, 2014

Cahaya Harapan Itu Muncul Pada Lingkaran PMDH


            Menjadi sangat asing mendengar PMDH bagi masyarakat luas, bisa jadi siswa SMA Negeri 1 Pemalang (Smansa Pemalang) pun merasa asing dan kata anak muda yang katanya gaul, “g banget” dengan PMDH. Ya disaat awal masuk SMA juga bisa dibilang q termasuk golongan anak muda tersebut. Masih teringat sekali ketika “organisasi kumpulan anak sholeh” ini mempromosikan PMDH di depan seluruh siswa baru dengan jaminan dapat jaket keren gratis, dalam hati saat itu, “waw keren juga ni PMDH bisa ngasih jaminan jaket gratis, tapi bicara apa lah dia terserah, bagi ku g banget”. Aku lebih tertarik untuk antusias mendengarkan penjelasan dari organisasi Pramuka, PMR, dll.
Wah malah lupa ya belum jelasin apa itu PMDH? PMDH adalah singkatan dari Pengurus Masjid Darul Hafidz. Ini merupakan organisasi intra rohani islam (Rohis) Smansa Pemalang. Sudah sangat jelas dinamakan PMDH karena Masjid di Smansa Pemalang bernama Darul Hafidz. Untuk sejarah lengkapnya silahkan bertanya kepada “dedengkot PMDH”.

Thursday, January 16, 2014

CARA MERAIH SUKSES DENGAN MAN JADDA WAJADA, SIAPA YANG BERSUNGGUH-SUNGGUH MAKA AKAN BERHASIL


27 mei 1453, dalam tahajudnya, teringat sabda Rasulullah Saw di pikiran seorang pemuda,
“Akan ditaklukkan konstantinopel, sebaik-baiknya panglima adalah panglima penakluknya, sebaik-baiknya pasukan adalah pasukan penakluknya”. (H.R. Ahmad)
            800 tahun sudah Rasulullah Saw mengatakan sabdanya, generasi demi generasi berusaha menaklukkan konstantinopel namun belum berhasil, mulai timbul keraguan akan sabda Rasulullah Saw,
            Hingga sang pemuda tersebut meminta pada seluruh pasukannya untuk selalu bermohon kepada Allah Swt, terus membaca AL-Qur’an, sholat sunah ditegakkan, berpuasa karena Allah Swt,
29 mei 1453, dia usahakan segala cara, semua inovasi dilakukan untuk menaklukkan konstantinopel, seandainya konstantinopel bisa ditaklukkan maka sabda Rasulullah Saw adalah benar, tetapi jika kita tidak bisa menaklukkannya maka lebih baik saya dikubur didalam pasir bebatuan yang ada disana karena tidak bisa menjadi pemimpin sebaik-baiknya pasukan, dia mewajibkan setiap pasukan untuk mengerahkan semua tenaga dan semua karena Allah Swt,
            Pada akhirnya kota ini berhasil ditaklukan dibawah Seorang Pemuda saleh berusia 21 tahun yaitu Sultan Muhammad Al Fatih (30 Maret 1432 – 3 Mei 1481) yang membuat dunia terkagum oleh kepimpinannya, serta taktik dan strategi peperangannya, itulah bagian dari Man Jadda Wajada.

Man Jadda Wajada, yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan berhasil, menjadi apa yang dia inginkan”.
Rasanya masuk ke seluruh urat nadi semangat Man Jadda Wajada,
“Melebihkan usahanya diatas rata-rata orang lain, kita tidak membatasi diri, segala sesuatu karena Allah Swt”.

“Indikator kesungguhan, sampai habis semua usaha, semakin banyak usaha yang keluar, semakin banyak balasan dari Allah Swt”.

Wednesday, January 15, 2014

INSPIRASI IMAN BISIKAN SYAITHAN PENGHAMBAT SUKSES


dalam Al-Quran Surah An-Nur ayat 21,
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan. Barangsiapa mengikuti langkah-langkah syaithan, maka sesungguhnya dia (syaithan) menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan mungkar. Kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, niscaya tidak seorang pun diantara kamu bersih (dari perbuatan keji dan mungkar) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang Dia kehendaki, dan Allah maha mendengar, Maha Mengetahui”.

Dasar-dasar godaan Syaithan :
1. Meragukan
Sebagai contoh,
Ada orang datang minta bantuan, timbul pertanyaan, “apa benar ini digunakan untuk kebaikan”, “apa benar ini disalurkan dengan semestinya”, dll, sehingga timbul perasaan ragu dan akhirnya kita tidak jadi untuk memberi bantuan.
2. Menyesatkan
Sebagai contoh,
Ada ajakan Yuk kita berhijab, datang bisikan, “itu khan untuk orang jaman dahulu”, dll., Akhirnya terjerumus untuk tidak berhijab.
3. Menakut-nakuti
Sebagai contoh,
:Kalau kamu pakai kerudung nanti susah dapat kerja”, “kalau kamu pakai kerudung nanti tidak dapat jodoh”, dll.
4. Menghias amal buruk menjadi amal baik.
Sebagai contoh,
“Minum arak, minuman keras, ini khan agar perut kita menjadi hangat di musim dingin”, dll., Akhirnya kita terjerumus bisikan syaithan untuk minum minuman keras.

Thursday, January 9, 2014

Ikhlas dalam Melangkah karena Allah Swt.

          
            Subhanallah, maha suci Allah Swt., Sang Pencipta alam semesta ini dengan segala isinya. Sungguh sebuah hal yg luar biasa jk kita mau mencari tahu hikmah setiap kejadian atau langkah keputusan yg kt ambil. Yakinlah setiap kejadian pasti ada hikmah yang bisa kita ambil untuk kebermanfaatan kita semua, begitu juga keputusan yg kita ambil. Sabarlah., jika kita merasa mendapatkan cobaan, merasa salah dalam melangkah, karena mungkin itu semua hanya untuk menguji seberapa besar tingkatan iman kita kepada Allah Swt dan Allah Swt lebih tau apa yg terbaik untuk hamba-Nya. Mungkin, itu hanya suudzan (prasangka buruk) kita yg sebenarnya dibalik semua itu Allah Swt merencanakan hal-hal terbaik yg bisa kita dapatkan disana.

Thursday, August 29, 2013

PESAN AMIRUL MUKMININ KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB MENJELANG WAFAT



Aku adalah sahabat Rasulullah Saw dan ia senang aku berada disampingnya.
Aku adalah sahabat Abu Bakar dan aku patuh padanya.
Aku mendampingi Abu Bakar hingga ia wafat.
Tak ada yang kutakuti dalam diriku selain menjadi pemimpin kalian.
Aku ingin berakhir dalam keadaan yang benar-benar seimbang.
Tanpa ada yang meributkan tentang diriku.
Kini,
dengan penderitaanku ini tak seharusnya mempengaruhiku menangani permasalahan Kaum Muslimin
dan proses penggantianku sehingga tak timbul keributan.
Aku bisa beri saran harus menunjuk siapa.

“Tunjuk saja Abdullah bin Umar”.
Demi Allah, jangan katakan itu seolah itu keinginan Allah.
Kami tak tertarik untuk memimpin kalian.
Aku tak pernah mempertimbangkannya hingga sampai muncul ide calonnya adalah dari keluargaku.
Jika itu baik, kami akan mengamalkannya...
...dan jika buruk, cukup bagi Umar yang menanggungnya...
...juga tentang bagaimana tanggung jawab mengurus umat Muhammad.

Friday, August 23, 2013

UKHUWAH ISLAMIYAH bag 1



Dulu bisa dibilang q masih sangat jauh dengan kegiatan keagamaan, bahkan salah satu bagian dari seorang muslim dimana harus berdakwah pun sama sekali belum disentuh. Walaupun sekarang tentunya masih sangat jauh dari sempurna dan perlu banyak instropeksi2 agar terus menjadi insan yg selalu bersyukur dan selalu melakukan perbaikan2 diri. Liqo, q sgt ingat di SMA hny 1 X merasakan, itupun penuh dg ketidak tenangan dan rasa gelisah yg menggebu-gebu selama liqo berlangsung, krn hal tersebut masih sangat asing sekali bagi q, saat itu dalam benak q ngpain sekitar 5 orang duduk bersama, diawali dengan membaca Al-Quran, dilanjut dengan ceramah dri 1 orang yg tidak q kenal, selanjutnya saling diskusi dan curhat, ada penugasan dan diakhiri dengan doa. Wah..Wah..ini ngapain GAK BANGET.. Jadi pengurus ROHIS saat itu q masih belum mau utk masuk didalamnya, ah ngapain ikut seperti itu, jangan sampai masa mudaku akan sia-sia ikut gituan, dsb, beribu alasan keluar dari fikiran negatif q utk tidak terlibat didalamnya.
Tapi Alhamdulillah Allah Swt dengan kebesaran-Nya dengan sifat Ar-Rahman dan Ar-Rohim-Nya masih memberikan nikmat Iman, nikmat Islam, nikmat kesempatan kepada q utk sedikit mengetuk hati ini agar mulai terus memperbaiki diri dan terus berjuang di jalan Allah Swt. Tentunya q juga bersyukur dipertemukan oleh Allah Swt dengan teman-teman yg sangat luar biasa yg smpai sekarang masih terus saling mengingatkan dalam kebaikan, memberikan inspirasi bagi saya atas perjuangan2 yg telah mereka capai hingga saat ini.

Mengejar Dia Si Wanita Sholehah



Ingin dapat “Dia si wanita sholehah”?
Kita jangan terus berfikir dia mau atau tidak,
Kita jangan terus berfikir gimana utk mengejarnya,
Karena “dia” pasti sdh bny yg mengantri dan kita sdh banyak pesaing yg tentunya sangat sangat SANGAT berat.
Tapi teruslah berusaha untuk melakukan perbaikan2 dalam diri u,
Insya Allah “dia” tidak akan jauh dari kita,
“dia” akan dg sendirinya memiliki keterikatan hati kpd kt krn Allah Swt,
kt dan “dia” bs bersma membangun keluarga nan bahagia.
TERUSLAH dan TERUS MEMPERBAIKI DIRI U.
GALI POTENSI DIRI U.
GAPAI IMPIAN2 U.
RAIH POSISI TERBAIK U.
IKHTIAR..IKHTIAR dan IKHTIAR.
UTK BERSIAP membangun keluarga nan bahagia.
INSYA ALLAH.


SECUIL CERITA DAN KATA2 INSPIRASI DARI FILM 5 CM



Impian kita skrg adl kt akan brdri di Puncak Mahameru,
Taruh impian u di dpn kening u 5cm,
Hanya,
Kaki yg akan berjlan lbh jauh dri biasanya,
Tangan yg akan berbuat lbih bny dri biasanya,
Mata yg akan menatap lebih lama dri biasanya,
Leher yg akan lebih sering lihat keatas,
Lapisan tekad yg 1000x lebih keras dari baja,
Hati yg akan bekerja lebih keras dari biasanya,
Serta mulut yg akan selalu berdoa.